Struktur spasial internal kotaๆฏ้็ๅ้็ๅๅฑ่้ๆธๅฝขๆๅๅๅ็ใๅฎไธไป ๆฏไธๅๅ่ฝๅบๅจ็ฉบ้ดไธ็ๅๅธไธ็ปๅ๏ผๆดๅๆ ไบๅๅฐๅฉ็จๆนๅผไปไนกๆๅไธๅๅๅ้ๅคๆ ทๅใ้็บฆๅ็่ฝฌๅใๆณ่ฑกไธไธ๏ผๅ้ๅฐฑๅไธไธชๅผๅธ็็ๆๆบไฝ๏ผๅ้จๅๅๅธๅ ถ่๏ผๅ่ฐๅ ฑ็ใ
Komponen Utama: Zona Fungsional Kota
- Zona Permukiman: adalah zona fungsional yang tersebar luas di kota.
- Zona Komersial: umumnya terletak di pusat kota, di kedua sisi jalur transportasi utama atau di persimpangan jalan. Intinya adalahPusat Bisnis Sentral (CBD)๏ผๆฏๅคงๅๅธไธญๅฟๅๅบใ่ฑชๅ้ ๅบใ็ฅๅๅคงๅ ฌๅธๆป้จ้ไธญ็ๅบๅ๏ผๅปบ็ญๅฏๅบฆๆ้ซใ
- Zona Industri: umumnya terletak di dekat sungai, rel kereta api, jalan raya, dan daerah transportasi lain yang mudah dijangkau, demi mencapai biaya terendah dan efisiensi tertinggi.
Perlu diperhatikan bahwazona fungsional kota biasanya tidak memiliki batas yang jelas. Suatu zona fungsional biasanya didominasi oleh satu jenis penggunaan lahan, namun dapat mengandung jenis penggunaan lahan lainnya.
Wadah Budaya
Struktur ruang kota juga merupakan wadah budaya. Baik itu rumah tradisional Beijing,Siheyuan, maupun bangunan campuran Tiongkok-Barat di Bund Shanghai, atau kebijakan perencanaan kota kuno yang 'mengalirkan sungai dan mengumpulkan mata air', semua ini mencerminkan keseimbangan antara manusia dan lingkungan. Dari grid sistem 'Fangshi' pada kota Chang'an Dinasti Tang hingga tata letak sumbu modern Brasilia, setiap inci tanah menunjukkan jejak zaman.mengalirkan sungai dan mengumpulkan mata airsemua ini mencerminkan keseimbangan antara manusia dan lingkungan. Dari grid sistem 'Fangshi' pada kota Chang'an Dinasti Tang hingga tata letak sumbu modern Brasilia, setiap inci tanah menunjukkan jejak zaman.